Audi mengakui bahwa model RS5 terbaru mengalami penambahan bobot yang signifikan, terutama karena integrasi sistem plug-in hybrid (PHEV). RS5 Avant kini memiliki bobot 5.225 lbs (2.370 kg), sedangkan versi sedan memiliki bobot 5.192 lbs (2.355 kg). Meski ada kekhawatiran mengenai bobot yang berdampak negatif terhadap performa, Audi menegaskan mobilnya “terasa lincah dan ringan saat dijalankan”.
Evolusi Berat: Dari RS2 ke RS5
Kenaikan berat badan merupakan tren jangka panjang. RS2 Avant asli dari tahun 1994 memiliki berat yang relatif ramping yaitu 3.516 lbs (1.595 kg). Pada tahun 2026, RS5 Avant baru memiliki berat hampir 1.709 lbs (775 kg). Lompatan ini mencerminkan peraturan keselamatan yang lebih ketat selama beberapa dekade dan penambahan teknologi yang semakin kompleks.
RS5 modern juga lebih besar, berukuran lebih panjang 15,2 inci dan lebih lebar 10,1 inci dibandingkan RS2. Sebagian besar penambahan bobot berasal dari powertrain PHEV itu sendiri, dengan paket baterai 22 kWh menambah bobot yang signifikan. RS5 baru ini berbobot sekitar 1.378 lbs (625 kg) lebih berat dibandingkan pendahulunya, RS4 Avant B9.
Respon Audi: Menyeimbangkan Bobot dengan Dinamika
Managing Director Audi Sport Rolf Michl mengakui sistem PHEV menambah bobot tetapi menekankan bahwa sistem ini juga membuka kemampuan berkendara baru. Perusahaan ini memanfaatkan vektor torsi elektromekanis dan suspensi sport RS untuk mengimbangi bobot tambahan. Tujuannya adalah untuk menciptakan mobil yang terasa stabil, presisi, dan sangat lincah.
Rem keramik opsional selanjutnya dapat mengurangi bobot sekitar 66 lbs (30 kg), meskipun pengurangan ini relatif kecil dibandingkan dengan massa keseluruhan.
Mengapa Beralih ke PHEV?
Audi, seperti Mercedes-AMG dan BMW M, beralih ke sistem hybrid plug-in untuk memenuhi standar emisi CO₂ yang semakin ketat. PHEV memungkinkan produsen mobil untuk menawarkan rangkaian produk listrik yang mengimbangi emisi mesin pembakaran, memastikan kepatuhan namun tetap menarik bagi para pecinta performa. RS5 baru adalah langkah pertama Audi Sport ke arah ini, membuka jalan bagi model yang lebih berat seperti RS6 Avant mendatang, yang diharapkan menampilkan mesin V8 elektrifikasi.
Peralihan ke PHEV mewakili kompromi antara peraturan kinerja dan lingkungan. Produsen mobil beradaptasi dengan perubahan lanskap, memprioritaskan keberlanjutan tanpa meninggalkan kendaraan berperforma tinggi.





























