Volkswagen diam-diam telah meluncurkan sistem komunikasi vehicle-to-everything (V2X) – yang dijuluki ‘Car2X’ – pada lebih dari dua juta mobil, menciptakan jaring pengaman seluler yang bersifat crowdsourcing. Artinya model VW tertentu, termasuk Golf, ID.4, dan Passat, dapat memperingatkan satu sama lain dan infrastruktur di sekitarnya tentang bahaya sebelum pengemudi dapat melihatnya.
Evolusi Komunikasi Mobil-ke-Mobil
Gagasan tentang mobil yang “berbicara” satu sama lain bukanlah hal baru. Selama lebih dari dua dekade, para peneliti dan pembuat mobil Eropa telah mengeksplorasi teknologi vehicle-to-vehicle (V2V). Sistem awal mengandalkan jaringan nirkabel jarak pendek dan koneksi peer-to-peer, memungkinkan mobil berbagi data dalam radius 500 meter. Car2X dari VW memperluas hal ini dengan menghubungkan kendaraan tidak hanya satu sama lain tetapi juga ke unit pinggir jalan yang cerdas, sehingga menghilangkan kebutuhan akan layanan seluler.
Cara Kerja Car2X dalam Praktek
Sistem ini beroperasi dalam hitungan milidetik, memberikan peringatan tentang pengereman mendadak, kendaraan darurat yang mendekat, atau kemacetan lalu lintas. Aplikasi yang lebih canggih mencakup peringatan bagi pengemudi yang salah arah, cuaca buruk, dan pejalan kaki atau hewan di jalan raya. Kecepatan ini sangat penting : sistem bantuan pengemudi tradisional sering kali bereaksi setelah bahaya terlihat, sedangkan Car2X memberikan peringatan prediktif.
Adopsi Infrastruktur adalah Kuncinya
Kekuatan sesungguhnya dari Car2X muncul ketika dikombinasikan dengan infrastruktur cerdas. Jerman telah melengkapi 1.000 trailer perbaikan jalan dengan teknologi tersebut, sementara Austria telah mengerahkan unit pinggir jalan di seluruh jaringan jalan raya mereka. Negara-negara Eropa lainnya juga mengikuti langkah ini, menyadari potensi mengurangi kecelakaan dan meningkatkan arus lalu lintas. Ini bukan hanya tentang mobil; kendaraan darurat juga sedang diintegrasikan, memastikan waktu respons yang lebih cepat.
Privasi dan Interoperabilitas
VW menekankan bahwa Car2X beroperasi secara anonim, artinya tidak ada kendaraan individu yang teridentifikasi selama komunikasi. Sistem ini menggunakan protokol Wi-Fi standar, yang memungkinkannya bekerja di berbagai mobil dari pabrikan yang berbeda. Selain itu, ia terintegrasi dengan fitur bantuan pengemudi yang ada, seperti Travel Assist dari VW, untuk secara otomatis menyesuaikan kecepatan atau membantu pergantian jalur berdasarkan data bahaya bersama.
Masa Depan Kendaraan yang Terhubung
Volkswagen mengantisipasi perluasan Car2X dengan mencakup sepeda motor, truk, bus, dan bahkan sepeda. Penerapan yang lebih luas ini dapat menciptakan ekosistem yang benar-benar terhubung, di mana semua pengguna jalan mendapat manfaat dari peringatan keselamatan secara real-time. Keberhasilan teknologi ini bergantung pada investasi infrastruktur yang berkelanjutan dan protokol komunikasi standar di seluruh industri otomotif.
Pergeseran menuju kendaraan yang terhubung bukan hanya soal kenyamanan; ini adalah perubahan mendasar dalam keselamatan jalan raya. Dengan memanfaatkan kecerdasan kolektif, Car2X berpotensi mengurangi kecelakaan secara signifikan dan meningkatkan manajemen lalu lintas.
