Pimpinan Great Wall Motor (GWM) Wei Jianjun telah secara terbuka meminta maaf atas plagiarisme yang dikonfirmasi dalam kampanye promosi SUV Wey V9X. Permintaan maaf tersebut disampaikan melalui pernyataan video pada 6 Maret lalu, menyusul tuduhan bahwa kampanye tersebut secara langsung menyalin materi kreatif dari kampanye “Hidden Force” Range Rover Sport 2025 milik Land Rover.
Pelanggaran yang Dikonfirmasi dan Tanggung Jawab Perusahaan
Investigasi internal GWM memverifikasi bahwa poster promosi V9X merupakan reproduksi iklan Land Rover yang identik dan tidak sah, termasuk latar belakang, pencahayaan, dan posisi subjek. Perancang asli telah menandai masalah ini di media sosial sebelum pernyataan ketua. Wei Jianjun menyatakan bahwa GWM menerima tanggung jawab penuh secara hukum dan finansial atas pelanggaran hak cipta tersebut. Ini menandai pertama kalinya ketua secara pribadi menyampaikan dan meminta maaf atas pelanggaran tersebut.
Konteks: Sejarah Pengawasan dan Posisi Pasar
Kejadian ini tidak terisolasi. Merek Wey, divisi premium GWM, sebelumnya menghadapi tuduhan serupa pada awal tahun 2025 ketika cuplikan promosi MPV Gaoshan-nya dibandingkan dengan iklan Lexus. Namun, keterlibatan langsung ketua dalam permintaan maaf ini menggarisbawahi betapa parahnya situasi saat ini.
V9X memasuki pasar SUV mewah kompetitif yang didominasi oleh pemain mapan. Pada bulan Januari 2026, Aito M9 memimpin segmen 500.000 yuan (sekitar $68.980 USD) ke atas dengan 31.021 pendaftaran asuransi. Li Auto, dengan model Li L9-nya, juga mempertahankan kehadiran premium yang kuat. Sebaliknya, Wey hanya mencatat 2.840 pendaftaran pada Februari 2026, turun 15% dari rata-ratanya.
Keuangan dan Strategi Masa Depan
GWM melaporkan margin laba bersih sebesar 4,2% pada tahun 2025. Untuk memperkuat jajaran NEV (New Energy Vehicle) premiumnya, perusahaan ini menginvestasikan 5 miliar yuan (kira-kira $689,8 juta USD) untuk penelitian dan pengembangan pada tahun fiskal 2026, dengan fokus pada platform “GWM One”.
V9X, dibangun berdasarkan arsitektur modular “GWM One”, dilengkapi sistem tegangan tinggi 800V dan kemampuan pengisian cepat. Produksi saat ini di fasilitas Baoding dibatasi sebanyak 3.500 unit per bulan, namun utilisasi seluruh merek masih di bawah 60% berdasarkan data bulan Februari. Meskipun terjadi krisis baru-baru ini, GWM mempertahankan target ekspor pada tahun 2026 sebesar 500.000 unit, sehingga menempatkan V9X sebagai duta premium di pasar luar negeri.
Permintaan maaf pimpinan dan komitmen perusahaan terhadap tanggung jawab keuangan menunjukkan bahwa GWM berupaya memitigasi kerusakan merek dalam jangka panjang. Namun, kinerja pasar yang berkelanjutan akan bergantung pada mengatasi skeptisisme konsumen dan memperkuat identitas mereknya.
