Mesin empat silinder segaris, yang pernah menjadi andalan sepeda motor ukuran menengah, kini menghilang dengan cepat. Produsen lebih menyukai desain kembar paralel yang lebih sederhana dan lebih murah. Namun bagi para penggemar yang mendambakan kehalusan dan karakter putaran tinggi dari inline-four, pilihannya semakin berkurang. Pada tahun 2026, E-Clutch Honda CB650R berdiri sebagai sepeda motor inline-four baru yang paling terjangkau di pasaran.
Penurunan Inline-Four
Popularitas inline-four mencapai puncaknya pada tahun 1980an dan 90an, dengan model seperti Honda CB750 yang menetapkan standarnya. Mesin ini menghadirkan pengalaman yang mendebarkan seperti turbin. Namun, produk ini secara inheren lebih kompleks dan mahal untuk diproduksi dibandingkan alternatif silinder tunggal atau ganda. Peraturan modern semakin melemahkan semangat mereka, karena standar emisi dan kebisingan yang lebih ketat membuat desain empat silinder kurang diminati.
Terlepas dari tren ini, beberapa produsen terus melayani kaum puritan. Ninja ZX-4R Kawasaki dan Honda CBR500R Four yang akan datang masih dalam produksi. Namun E-Clutch CB650R kini memiliki keunggulan harga.
Kenapa CB650R Termurah
Untuk sementara, ZX-4R Kawasaki adalah pilihan paling terjangkau. Namun pemotongan harga yang dilakukan Honda baru-baru ini dan kenaikan harga yang dilakukan Kawasaki telah mengubah keseimbangan tersebut. E-Clutch CB650R mulai dari $8.699, mengungguli CBR650R E-Clutch sebesar $100 dan mengungguli Suzuki GSX-S750 lawas sebesar $150. Suzuki yang ketinggalan jaman, belum diperbarui sejak tahun 2022, menjadikan CB650R sebagai paket unggulan.
Mesin dan Performa
CB650R ditenagai mesin empat silinder segaris 649 cc berpendingin cairan. Konfigurasi oversquare (lubang 67 mm, langkah 46 mm) dan pengoperasian katup DOHC menghasilkan kinerja RPM tinggi. Mesinnya menghasilkan 94 tenaga kuda pada 12.000 rpm dan torsi 47 pon-kaki pada 9.500 rpm.
Sepeda ini memiliki transmisi manual enam percepatan dengan kopling bantuan slip. Sistem E-Clutch baru Honda memungkinkan perpindahan gigi tanpa kopling, namun dapat dinonaktifkan untuk pengoperasian tradisional.
Sasis dan Komponen
CB650R memiliki bobot 456 pon, berkat rangka baja berlian, yang menggunakan mesin sebagai bagian yang diberi tekanan. Suspensinya mencakup garpu Showa SFF-BP terbalik 41 mm dengan travel 4,7 inci dan monoshock Showa dengan preload yang dapat disesuaikan.
Pengereman ditangani oleh cakram depan ganda 310 mm dengan kaliper Nissin radial-mount dan cakram belakang 240 mm, semuanya dilengkapi dengan ABS saluran ganda. Roda aluminium cor ringan 17 inci melengkapi paket ini.
Teknologi dan Gaya
CB650R dilengkapi cluster instrumen TFT 5 inci dengan konektivitas smartphone RoadSync dan tiga mode tampilan. Fitur keselamatannya meliputi Honda Selectable Traction Control dan lampu rem darurat.
Secara gaya, motor ini mengikuti bahasa desain kafe neo-sport Honda, menampilkan lampu depan LED bulat dan tampilan minimalis dan berotot.
E-Clutch CB650R adalah pilihan menarik bagi pengendara yang menginginkan pengalaman berkendara inline-four tanpa menghabiskan banyak uang. Kopling ini menggabungkan performa, teknologi modern, dan gaya klasik dengan harga terjangkau yang menjadikannya pilihan terakhir yang terjangkau di segmen pasar yang menyusut.






























