Tiongkok dan UE Mencapai Kesepakatan mengenai Tarif Kendaraan Listrik: Kesepakatan Harga untuk Menggantikan Bea Masuk

13

Uni Eropa dan Tiongkok telah mencapai kesepakatan untuk mengganti tarif anti-subsidi terhadap ekspor kendaraan listrik baterai (BEV) Tiongkok dengan sistem kesepakatan harga. Hal ini berarti produsen mobil Tiongkok yang mengekspor ke UE kini akan dipandu dalam menetapkan harga impor minimum, dibandingkan menghadapi tarif hingga 35,3% di luar bea masuk standar.

Latar Belakang: Investigasi Anti-Subsidi UE

Pada tahun 2024, UE meluncurkan penyelidikan terhadap dukungan negara terhadap industri kendaraan listrik Tiongkok. Hasilnya adalah penerapan tarif anti-subsidi sementara, yang dimaksudkan untuk menyamakan kedudukan mengingat kekhawatiran akan persaingan tidak sehat. Tiongkok sangat menentang tindakan ini, dengan alasan bahwa tindakan tersebut melanggar aturan Organisasi Perdagangan Dunia (WTO). Tarif ditetapkan mulai berlaku sementara negosiasi berlanjut.

Perjanjian Baru: Upaya Harga sebagai Alternatif

Terobosan ini dicapai dengan adanya pemahaman bersama: eksportir Tiongkok akan menerima panduan dalam mengajukan penawaran harga. Penawaran-penawaran ini akan dinilai oleh UE berdasarkan kriteria hukum yang obyektif, memastikan non-diskriminasi dan kepatuhan terhadap standar WTO. UE akan menerbitkan dokumen yang menguraikan persyaratan pengajuan.

Jika produsen Tiongkok menyetujui harga impor minimum, maka mereka dapat menghindari tarif anti-subsidi sepenuhnya. Kamar Dagang Tiongkok untuk Impor dan Ekspor Mesin dan Produk Elektronik (CCCME) menggambarkan hasil ini sebagai “soft landing” untuk perselisihan perdagangan.

Apa Artinya Bagi Produsen Mobil

Sistem baru ini memungkinkan perusahaan kendaraan listrik Tiongkok untuk memotong tarif dengan berkomitmen pada ambang batas harga tertentu di pasar UE. Perusahaan-perusahaan yang memenuhi kriteria UE akan secara efektif menghindari beban keuangan yang ditimbulkan oleh tarif-tarif sebelumnya. Komisi UE telah menjanjikan peninjauan obyektif atas permohonan yang diajukan.

Implikasi dan Pandangan ke Depan

Kesepakatan ini menghindari perang dagang besar-besaran terkait kendaraan listrik, namun juga tidak sepenuhnya menghilangkan gesekan dagang. Perjanjian ini mengalihkan fokus dari tarif ke pengendalian harga, sehingga memberikan UE pengaruh yang lebih langsung terhadap harga kendaraan listrik Tiongkok di Eropa. Hasil ini menandakan kesediaan kedua belah pihak untuk bernegosiasi, bahkan di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik. Keberhasilan sistem ini akan bergantung pada transparansi dan penegakan hukum yang konsisten baik dari Tiongkok maupun UE.