Merek mobil Tiongkok dengan cepat memperoleh pangsa pasar di Inggris, terutama didorong oleh harga rendah dan kendaraan berperalatan lengkap. Dua tahun yang lalu, banyak dari merek-merek ini yang kehadirannya sangat minim di negara ini; kini, jumlah tersebut secara kolektif menyumbang sekitar 10% dari registrasi mobil baru – sebuah perubahan yang bertentangan dengan loyalitas konsumen tradisional.
Penetrasi Pasar yang Cepat
Data penjualan bulan Januari mengungkapkan bahwa merek seperti BYD, Chery, Omoda, Jaecoo, dan Leapmotor membuat terobosan signifikan. Penjualan gabungan dari Chery, Jaecoo, dan Omoda melampaui penjualan pemain mapan seperti Kia dan Volkswagen, hal ini menunjukkan adanya perubahan mendasar dalam perilaku konsumen. Pasar Inggris, yang dulu ditentukan oleh kesetiaan merek, kini terbukti sensitif terhadap harga.
Masuknya produk ini tidak terbatas pada beberapa merek saja. Produsen mobil Tiongkok lainnya – Changan, Geelys, GWM, Skywells, dan XPeng – juga muncul di grafik penjualan, dan banyak di antaranya yang siap untuk mengalami pertumbuhan lebih lanjut tahun ini. Ekspansi ini didorong oleh strategi penetapan harga yang agresif yang melemahkan pesaing.
Ekspansi Merek Berkelanjutan
Tren ini tidak menunjukkan tanda-tanda melambat. Merek-merek baru seperti Lepas bersiap memasuki pasar dengan tipikal SUV ukuran menengah, sehingga semakin memperketat persaingan. Bahkan sub-merek mewah seperti Denza dari BYD akan segera diluncurkan, hal ini menunjukkan adanya dorongan yang lebih luas ke segmen yang lebih tinggi.
Fokus Kinerja di Tengah Peningkatan Pangsa Pasar
Meskipun harga adalah pendorong utama, beberapa produsen mobil Tiongkok juga memprioritaskan kinerja. BYD baru-baru ini meluncurkan versi SUV listrik Atto 3 yang jauh lebih bertenaga, dengan waktu akselerasi 0-62mph di bawah empat detik. Langkah ini, meskipun mungkin tidak langsung diminta oleh pembeli Atto 3, menunjukkan kesediaan untuk bereksperimen dengan penawaran berkinerja tinggi.
Peningkatan pesat produsen mobil Tiongkok di Inggris mencerminkan kekuatan disruptif dalam industri otomotif. Pergeseran ini menyoroti betapa cepatnya preferensi konsumen dapat berubah ketika disajikan dengan nilai yang menarik. Implikasi jangka panjang dari tren ini masih harus dilihat, namun jelas bahwa pasar mobil Inggris sedang mengalami transformasi besar.
