SEAT Leon tetap menjadi pesaing kuat di pasar hatchback kompak selama 25 tahun. Model generasi keempat saat ini, yang diluncurkan pada tahun 2020, terus menawarkan perpaduan menarik antara performa, penanganan, dan harga yang terjangkau. Meskipun belum tentu memimpin dalam satu kategori, pendekatannya yang seimbang—dikombinasikan dengan penetapan harga yang agresif—menjadikannya pilihan cerdas bagi pembeli yang menginginkan mobil berperalatan lengkap tanpa mengeluarkan uang terlalu banyak.
Posisi dalam Portofolio Grup VW
Secara tradisional, Leon diposisikan sebagai saudara kandung yang lebih sporty dalam jajaran hatchback Volkswagen. Namun, dengan bangkitnya merek Cupra, SEAT telah beralih ke strategi yang lebih berorientasi pada nilai. Ini berarti Anda mendapatkan banyak teknologi dan fitur yang sama dengan yang ditemukan di Volkswagen Golf atau Skoda Octavia, tetapi dengan harga lebih rendah. Keuntungan harga ini sangat signifikan mengingat diskon besar yang sering kali tersedia melalui jaringan dealer.
Opsi dan Performa Mesin
Leon tersedia dengan berbagai powertrain: mesin bensin 1,5 TSI, sistem hybrid plug-in 1,5 e-Hybrid, dan diesel 2,0 TDI. Output dayanya kecil—hingga 148 tenaga kuda untuk TSI dan TDI, dan 201 tenaga kuda untuk e-Hybrid—mencerminkan fokus SEAT pada keterjangkauan dibandingkan performa langsung. Untuk opsi yang lebih kuat, pembeli diarahkan ke merek Cupra.
Sebagian besar model hadir dengan penggerak roda depan, dan transmisi manual tetap tersedia pada trim bawah—jarang terjadi di pasar saat ini. Mayoritas Leon dilengkapi dengan transmisi otomatis.
Pengalaman Berkendara
Leon menghadirkan pengalaman berkendara yang menyeluruh. Ia tidak unggul dalam satu bidang saja, namun ia menawarkan keseimbangan yang kuat antara kenyamanan berkendara dan pengendalian. Kemudinya presisi, dan suspensinya memberikan pengendalian yang memadai tanpa terlalu kencang. Model FR memiliki suspensi yang sedikit lebih kaku, yang mungkin terlihat di jalan yang tidak rata.
Interior dan Teknologi
Desain kabin Leon modern dan sporty, meski sangat mengandalkan kontrol layar sentuh. Kualitas pembuatannya lumayan, dengan material dengan sentuhan lembut di area utama. Sistem infotainment telah ditingkatkan dari waktu ke waktu, dengan layar sentuh responsif 10,4 inci atau 12,9 inci (tergantung trim). Namun, beberapa keunikan ergonomis tetap ada, seperti kontrol berlebihan yang diduplikasi pada layar sentuh dan panel fisik.
Biaya dan Nilai Berjalan
Leon menonjol karena biaya operasionalnya yang kompetitif dan diskon mobil baru yang besar. Penghematan bahan bakar cukup baik, terutama dengan mesin bensin dan diesel yang efisien. Model hibrida plug-in menawarkan jangkauan listrik hingga 83 mil, sehingga cocok untuk perjalanan jarak pendek.
Nilai sisa sedikit di bawah rata-rata kelas, namun diskon besar yang tersedia dari produk baru mengimbangi nilai ini. Strategi penetapan harga Leon menjadikannya pilihan menarik bagi pembeli yang sadar anggaran.
Kesimpulan
SEAT Leon tetap menjadi pilihan praktis dan terjangkau di segmen hatchback kompak. Meskipun mungkin tidak menawarkan pengalaman berkendara paling mendebarkan atau interior kelas atas, perpaduan antara nilai, efisiensi, dan performa yang layak menjadikannya pilihan yang masuk akal bagi pengemudi sehari-hari. Penetapan harga yang agresif memastikan produk ini tetap kompetitif, khususnya di pasar di mana nilai semakin penting.
