Subaru Mempertimbangkan Transmisi Manual untuk SUV: Sebuah Survei Mengungkap Potensi Permintaan

10

Subaru diam-diam menguji minat pelanggan untuk menghadirkan kembali transmisi manual ke jajaran SUV-nya. Survei internal baru-baru ini, yang dibagikan oleh pengguna di Reddit, menunjukkan bahwa perusahaan sedang menjajaki permintaan untuk SUV manual umum dan, lebih khusus lagi, versi manual dari Outback Wilderness. Langkah ini penting mengingat tren otomotif yang lebih luas menuju penghapusan gearbox manual secara bertahap.

Survei: Apa yang Ditanyakan Subaru

Survei tersebut, yang dikirimkan langsung ke pelanggan melalui email, mengajukan pertanyaan langsung tentang kesediaan mereka untuk membeli SUV manual. Sebuah survei menanyakan apakah pelanggan akan mempertimbangkan untuk membeli SUV manual “di masa depan”, sementara survei lainnya berfokus secara khusus pada apakah mereka tertarik dengan Outback Wilderness manual. Pilihan respons berkisar dari minat yang kuat (“Pasti”) hingga ketidaktertarikan total (“Pasti Tidak”).

Mengapa Ini Penting: Pasar Khusus dalam Lanskap yang Berubah

Fakta bahwa Subaru bahkan bertanya tentang hal ini sangatlah penting. Produsen mobil jarang melakukan survei untuk produk yang tidak ingin mereka buat. Transmisi manual memudar dengan cepat, namun basis penggemar kecil yang berdedikasi masih ada. Subaru secara tradisional melayani demografi ini, menawarkan manual di BRZ dan WRX bahkan ketika pabrikan lain membuangnya.

Konteks yang lebih luas sangatlah penting: Ford Bronco dan Jeep Wrangler tetap menjadi satu-satunya dua SUV di pasar AS yang menawarkan transmisi manual. Potensi masuknya Subaru dapat bersaing langsung dengan model-model ini, menarik bagi penggemar off-road yang lebih menyukai kontrol dan penggunaan gearbox manual.

Sejarah Terkini: Manual Memudar Dari Jajaran Subaru

Subaru baru-baru ini menghentikan opsi manual pada SUV-nya. Crosstrek kehilangan manualnya pada tahun 2023, Forester pada tahun 2018, dan Outback sekitar tahun 2014. Hal ini menunjukkan bahwa perusahaan tidak sepenuhnya menentang untuk memperkenalkan kembali opsi tersebut jika permintaan memerlukannya.

Kesimpulannya: Jangan Tahan Nafas, Tapi…

Meskipun survei ini tidak menjamin adanya produk baru, survei tersebut menunjukkan bahwa Subaru serius mempertimbangkan kemungkinan tersebut. Produsen mobil sering menggunakan survei untuk mengukur selera pasar sebelum melakukan pengembangan. Bagi penggemar Subaru yang mendambakan SUV manual, ini adalah secercah harapan. Masih harus dilihat apakah hal itu bisa diwujudkan menjadi kendaraan sungguhan.

Kenyataannya adalah, Subaru mungkin hanya mengumpulkan data untuk referensi di masa mendatang. Namun fakta bahwa pertanyaan tersebut diajukan menunjukkan adanya potensi perubahan dalam strategi—yang dapat diterima oleh segmen pembeli yang berdedikasi, meskipun kecil.