Toyota RAV4 PHEV: Kini Menjadi Sumber Tenaga Seluler Hingga Tujuh Hari ⚡

11

Toyota secara resmi telah meluncurkan versi RAV4 plug-in hybrid (PHEV) dan GR Sport di Jepang, menjadikan model terbaru ini sejalan dengan rilis yang sudah terlihat di Amerika Utara dan Eropa. Kuncinya? SUV ini kini dapat berfungsi sebagai sumber listrik cadangan untuk rumah Anda hingga seminggu.

Pembaruan Desain dan Performa 🏎️

Secara visual, RAV4 PHEV Jepang mencerminkan model global. Konsumen dapat memilih antara trim Z standar dan GR Sport yang lebih sporty. GR Sport melampaui estetika, menampilkan peredam performa, penguat yang diperkuat, serta suspensi dan kemudi yang disetel. Bahkan paket baterai berkontribusi terhadap kekakuan struktural.

Di dalam, RAV4 mendapat peningkatan modern: layar infotainment 12,9 inci yang menjalankan perangkat lunak Arene dari Toyota, dipasangkan dengan cluster instrumen digital 12,3 inci dan layar head-up opsional. Fitur kenyamanan termasuk pengisian daya nirkabel, pintu belakang hands-free, dan kursi opsional berpemanas/berventilasi.

Powertrain dan Jangkauan 🔋

Powertrain PHEV menggabungkan mesin 2,5 liter dengan motor listrik ganda dan baterai 22,7 kWh, menghasilkan output gabungan sebesar 324 hp. Meskipun memiliki perangkat keras yang sama, jangkauan kendaraan listrik yang dinyatakan bervariasi berdasarkan standar pengujian: 93 mil (150 km) di bawah siklus WLTC, melebihi WLTP Eropa (62 mil) dan perkiraan EPA di AS (52 mil). Perbedaannya terletak pada protokol pengujian, bukan kinerja sebenarnya.

Fitur Catu Daya yang Mengubah Game 💡

Yang membedakan RAV4 ini adalah kemampuannya menyediakan listrik ke rumah hingga tujuh hari menggunakan “Mode Prioritas Waktu Catu Daya”. Dengan baterai yang terisi penuh dan tangki bahan bakar penuh, kendaraan dapat mempertahankan beban konstan 400W selama durasi ini, atau 6,5 hari dalam “Mode Catu Daya” biasa.

RAV4 dilengkapi soket internal di area bagasi dan konektor daya yang mengubah port pengisian daya menjadi soket eksternal 1.500W. Toyota telah memamerkan fitur ini melalui video, mendemonstrasikan kasus penggunaan seperti berkemah, memasak, atau bahkan menyalakan acara musik live. Hal ini menjadikan RAV4 bukan sekadar mobil, namun juga pembangkit listrik bergerak.

Produksi dan Ketersediaan 🗓️

Toyota RAV4 PHEV baru kini tersedia untuk dipesan di Jepang, dengan produksi awal dibatasi hingga 700 unit per bulan. Toyota mengandalkan tingginya permintaan akan kendaraan serba guna ini, yang menjembatani kesenjangan antara berkendara sehari-hari dan cadangan daya darurat.

Fitur ini sangat relevan mengingat meningkatnya volatilitas iklim dan kebutuhan akan listrik cadangan yang andal. Meskipun kemampuan ini saat ini hanya tersedia di pasar tertentu, hal ini menyoroti tren yang berkembang menuju teknologi vehicle-to-grid (V2G). Langkah Toyota ini mungkin akan menekan produsen mobil lain untuk mengikuti jejaknya, sehingga menjadikan RAV4 PHEV sebagai tolok ukur potensial untuk kendaraan listrik masa depan.